REFLEKSI PPL
Selama Praktik Pengalaman Lapangan di SMAN 24 Bandung, saya menghadapi berbagai tantangan yang memperkaya pengalaman profesional sebagai calon guru Informatika. Setiap hambatan menjadi kesempatan untuk belajar, beradaptasi, dan menemukan solusi yang lebih efektif dalam mendukung proses pembelajaran peserta didik.
Kemampuan peserta didik dalam memahami konsep Informatika sangat beragam sehingga strategi pembelajaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa.
Beberapa peserta didik membutuhkan pendekatan khusus agar mampu mengikuti pembelajaran secara optimal sesuai kebutuhan belajar mereka.
Tidak seluruh siswa membawa laptop saat praktik pemrograman sehingga diperlukan alternatif pembelajaran yang tetap efektif.
Sebagian siswa mengalami kesulitan ketika menemukan error sehingga motivasi belajar dapat menurun saat praktik berlangsung.
Tidak semua materi cocok menggunakan pendekatan yang sama sehingga guru harus fleksibel dalam memilih strategi belajar.
Aktivitas praktik, diskusi, dan asesmen membutuhkan pengaturan waktu yang lebih efektif agar tujuan pembelajaran tercapai.